Panen Melon Mitra Tani Arconesia di Pondok Kubang, Bengkulu Tengah

image

Bengkulu, 29 Agustus 2021—Sejak rilis pertama kali ke publik September 2020 lalu, ini adalah pertama kali pemanenan melon dalam proyek budidaya mitra tani Arconesia. Panen melon ini dilakukan dalam beberapa tahap sejak 20 Agustus 2021 sampai dengan hari ini. Produksi panen melon sekitar 15 ton yang didistribusikan di gerai-gerai toko buah di Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan.

Bapak Pujianto—mitra tani Arconesia—membudidayakan sekitar 5000 bibit melon yang ditumpangsarikan dengan sekitar 18.000 bibit cabai merah keriting di lahan seluas 1,5 Ha. Budidaya cabai merah keriting masih dilanjutkan.

Kami menerapkan proyek budidaya tumpang sari untuk dapat meminimalisir risiko kegagalan yang disebabkan oleh perubahan iklim dan meningkatkan produktivitas melalui overyielding effect,yaitu memanen lebih dari satu komoditi dalam satu lahan yang sama. Lebih jauh lagi, Arconesia bersama dengan petani Indonesia akan menggalakkan climate-smart agriculture dalam upaya mendukung bumi sehat dan pembangunan berkelanjutan (SDGs), yaitu  affdorable and clean energy dan climate action.

Melalui panen melon proyek budidaya Bapak Pujianto, kami berharap akan menjadi momentum bagi petani-petani lainnya untuk dapat memulai sistem pertanian cerdas iklim.

“Kami senang bisa membantu petani. Dapat bersama dengan Bapak Pujianto dan kawan-kawan petani lainnya memetik melon langsung dari batangnya. Kami sangat berharap Arconesia dapat membantu petani-petani lainnya untuk dapat melakukan budidaya dan memasarkan produknya. Semoga saja. Bismillah.” Ujar Yanda, CEO Arconesia.